Kondisi ekonomi tiap individu tentunya berbeda-beda. Bisa jadi, ketika pendapatan yang sama pada akhirnya hasil keuangan tiap individu maupun keluarga bisa berbeda. Apabila saat ini Anda baru memulai karir sebagai karyawan, maka selamat masih ada waktu untuk memulai merencanakan keuangan yang sehat. Namun jika saat ini Anda sudah diatas lima tahun bekerja, namun keuangan selalu minus tiap akhir bulan, maka sudah waktunya memperbaiki bahkan mengatur ulang cara Anda mengatur keuangan. Wah, bahasa diatas baku banget ya! iya, kalo masalah keuangan harus teliti dan jelas ga usah kreatif, kalo mendapatkan uang baru kreatif!! haha

Berhutang boleh saja, asal bisa bayar tuntas!

Secara pribadi saya tidak suka berhutang, lebih baik menunda keinginan hingga waktunya tiba dan uang terkumpul baru beli, seringkali ketika uang sudah kumpul rasa ingin belinya pun sudah luntur.
Tidak  jarang disekitar kita curhat masalah hutang dan berdalil “Ya kalo ga ngutang gak punya apa-apa!”, mungkin jika ada pembaca yang beranggapan sama bisa saya maklumi, karena lingkungan kita banyak sekali yang memegang erat prinsip itu.
Hal seperti itu tidak masalah, yang terpenting adalah memastikan bahwa ketika mulai berhutang kita dapat membayarnya dengan tuntas tanpa beban. Jika ketika mengangsur hutang pun itu menjadi beban, maka tundalah terlebih dahulu keinginan Anda ya. Yang jelas sebelum lanjut untuk mengelola keuangan kita sebagai karyawan, silahkan selesaikan terlebih dahulu masalah hutang.
Kalo masalah diatas sudah beres, yuk kita coba belajar mengelola keuangan dari Pak Li Ka-Shing; beliau adalah seorang pengusaha, investor & filantropi asal tiongkok. Sebenarnya banyak metode untuk mengatur keuangan, tapi kita mencontoh ke orang yang benar-benar sudah terbukti menjadi orang terkaya di negeri tirai bambu itu ya.

Saya pun mengikuti cara Pak Li Ka Shing dengan rincian pembagian sebagai berikut;   Gak perlu protes ini itu dulu ya, yang jelas jalanin aja dan ini juga bisa disesuaikan dengan keuangan pribadi kamu kok.

BIAYA HIDUP 30%

Untuk mengetahui berapa sih biaya hidup perbulan? Jawaban gampangnya; CATAT! tulislah semua pengeluaran Anda, setelah itu nanti akan terlihat berapa pengeluaran Anda sehari-hari. Setelah mengetahuinya, jika dinilai boros silahkan minimalisir pengeluaran Anda yang tidak perlu; serperti sering makan diluar, minum kopi branded, belanja iseng di marketplace dsb. Yang akan senantiasa menguras isi rekeningmu secara perlahan dan temtumya tak terasa, tau-tau tak ada yang tersisa lagi.

BERGAUL DENGAN ORANG YANG LEBIH SUKSES 20%

Orang yang bersahabat dengan tukang minyak wangi akan kecipratan wangi pula. Seperti itulah ungkapan pepatah yang sering kita dengar, jadi kalau kita ingin sukses, maka mulailah untuk menemukan circle yang membuatmu bisa berkembang dan terpacu untuk lebih sukses.

INVESTASI KEAHLIAN 15%

Jika saat ini kita masih muda, maka hal ini menjadi perhatian khusus karena yang menjadikan pembeda antar satu dengan yang lain sebagai karyawan ya keahlian, jika ingin dibayar mahal maka tingkatkanlah keahlianmu. Bagi yang sudah cukup senior maka tidak ada salahnya juga untuk selalu menambah keahlian untuk senantiasa beradaptasi dengan zaman. Belajar juga dapat dari internet, ikut seminar, baca buku, dsb.

JALAN-JALAN 10%

Siapa sih yang gak kepengen liburan? tapi kalo liburan gak ada budgetnya ya sama juga bohong, masa mau seneng-seneng pake utang sih! gak banget kan. Nah maka dari itu coba deh mulai dari sekarang sisahin tiap bulannya khusus buat liburan Anda bersama keluarga atau teman-teman. Ya kan paling nggak setahun sekali udah cukup.

INVESTASI 25%

Meski ini disebutkan paling akhir, sepatutnya inilah sebenarnya yang harus pertama kali dilakukan. yakni memisahkan 25% dari penghasilan Anda untuk langsung ditempatkan di investasi; ini dapat berupa saham, emas, reksadana, obligasi, dsb. Yang jelas harus di simpan sebagai kebutuhan Anda dimasa mendatang. Dalam kata lain ini adalah sebelum uang anda untuk keperluan lainnya, gajilah diri Anda sendiri dengan ini.

Contoh penerapannya :

Udin mendapatkan gaji  setiap bulan Rp.2.000.000, karena dirasa tidak cukup udin bertekad untuk konsisten mencari penghasilan tambahan lainnya dari ojek online, kurang lebih bersih sebesar Rp. 2.500.000,- bagaimana cara udin mengelola keuangannya?

Jadi total pendapatan rutin bulanan udin adalah Rp.4.500.000 maka ia akan membaginya menjadi seperti berikut ini;

  1. Biaya hidup  Rp. 4.500.000 x 30% = Rp. 1.350.000
  2. Bergaul Rp. 4.500.000 x 20% = Rp. 900.000
  3. Belajar Rp. 4.500.000 x 15% = Rp. 675.000
  4. Jalan-jalan Rp. 4.500.000 x 10% = Rp. 450.000
  5. Investasi Rp. 4.500.000 x 25% = Rp. 1.125.000

Poin yang ke-5 sifatnya wajib! sebelum anda mengutak-atik gaji Anda, alangkah baiknya Anda langsung memindahkan uang Anda ke tempat khusus investasi.