3 Tahun belakangan ini, nyaris saya tidak pernah bertransaksi di platform e-commerce ini. Ketika saya tanya beberapa teman kantor maupun random ke saudara-saudara. Mereka lebih sering transaksi di shopee atau pesan barang tertentu di Tokopedia dan beberapa juga di Lazada.

Saat tulisan ini dibuat, bukalapak sudah dalam posisi pemesanan IPO dengan rentang harga Rp.750 s.d Rp.850/ lembar saham. Padahal saat ini sudah ada sistem E-IPO, namun untuk pemesanan IPO kode saham BUKA ini tetep harus manual dengan mengirimkan Formulir Pemesanan Pembelian Saham Penawaran Umum Perdana PT Bukalapak.com, sungguh merepotkan! Apapun alasannya, saya berusaha memakluminya saja.

Jika berhasil sesuai rencana IPO BUKA mendapatkan Rp. 2,9Triliun. Penawaran perdana dilaksanakan pada tanggal 9-19 Juli 2021. Kemudian tanggal efektif pelaksanaan IPO ditetapkan 26 Juli 2021. Selanjutnya masa penawaran umum perdana saham dilakukan pada 28-30 Juli 2021.

Saham Bukalapak saat ini tersebar diantara 55 investor institusi dan perorangan (termasuk 1 pemegang saham lainnya yang terdiri dari 204 karyawan atau eks karyawan). Para pemegang saham Bukalapak terbesar saat ini antara lain:

  1. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melalui anak usahanya, PT Kreatif Media Karya, menguasai 31,90%.
  2. Ant Financial (Alibaba Group) melalui anak usahanya, API (Hong Kong) Investment Ltd, menguasai 17,40%.
  3. Para pendiri Bukalapak masing-masing Ahmad Zaky (5,91%), Muhamad Fajrin Rasyid (3,62%), dan Nugroho Heru Cahyono (2,8%).
  4. Archipelago Investment Ptd Ltd, sebuah perusahaan holding investasi asal Singapura, sebanyak 12,60%.

Lebih lanjut mengenai prospektus BUKA bisa dilihat di website bukalapak.com

Sebelum BUKA mengumumkan IPO, terlebih dahulu ada GOTO yang mengumumkan akan melaksanakan IPOnya tahun ini, entah bagaimana ceritanya BUKA ini menyalip karena tidak ingin ketinggalan momentum.

BACA:  Bab 8 - Konsentrasikan Investasi Saham Anda

Secara kuantitatif perusahaan ini masih merugi, sedangkan secara kualitatif apakah BUKA mampu menyaingi Tokopedia dan Shopee ataukah melanjutkan bakar duit yang ujungnya tergerus oleh persaingan? Waktu yang akan menjawab.

Jika harus memilih! Saya belum tertarik untuk membeli saham BUKA ini pada IPO nya, secara pribadi lebih tertarik pada GOTO. Itupun jika harus memilih. JIka tidak, saya lebih memilih perusahaan yang terus menghasilkan profit dengan harga pasar yang murah.