Jangan dengarkan para pialang, analis, atau pakar. Temukan sendiri cara investasi Anda.

Warren Buffett yakin bahwa orang kebanyakan bisa meraih kesuksesan dalam berinvestasi tanpa harus mengandalkan pialang, pakar pasar modal, atau para profesional lainnya. Dan Buffett melangkah lebih jauh lagi. Menurutnya, pada umumnya orang-orang yang dianggap pakar ini tidak banyak gunanya. Apa pun klaim mereka atas apa yang bisa mereka lakukan, Anda mampu melakukannya lebih baik untuk diri sendiri.

Untuk alasan yang sudah jelas, investor profesional ingin agar Anda berpikir sebaliknya. Mereka menumbuhkan anggapan bahwa berinvestasi di pasar saham terlalu rumit bagi orang kebanyakan karena hal itu bagus bagi bisnis mereka. Sampai kapan mereka bisa bertahan kalau para investor biasa mengetahui bahwa mereka tidak banyak berguna? Mungkin Anda sulit mempercayai bahwa para ahli yang Anda lihat di TV dan dengar di radio tidak benar- benar memiliki nilai lebih. Jika demikian, Anda harus mempertimbangkan bagaimana para profesional ini memperoleh penghasilan, dan insentif keuangan seperti apa yang mengendalikan perilaku mereka. Profesional keuangan sering kali adalah tenaga penjual yang menjajakan produk investasi yang dapat memberi mereka keuntungan finansial. Penghasilan pialang acap kali didasarkan pada banyaknya aktivitas —komisi dihasilkan dari aktivitas pembelian dan penjualan saham.
Secara logis, kemudian, pialang biasanya tidak mendapatkan penghasilan bila klien mereka menahan sahamnya untuk jangka waktu yang lama, sebagaimana prinsip dasar filosofi Buffett. Aktivitas (transaksi) itulah yang sering kali menjadi perhatian utama seorang pialang. Pialang dibayar berdasarkan jumlah transaksi yang dilakukan oleh investor, tidak peduli apakah investasi tersebut merupakan langkah yang bijak atau buruk.

Ketika Anda didekati oleh seorang penasihat investasi atau ahli keuangan lainnya, tanyakan, Apa manfaatnya bagi Anda?” Jika jawaban mereka tidak memuaskan, pergi dan tinggalkan saja mereka.

Dengan menggenggam erat gagasan-gagasan sederhana Buffett yang terbukti ampuh, Anda dapat menyingkirkan layanan profesional dari para pialang, pakar Wall Street, program komputer untuk memilih saham, peramal kondisi pasar, dan pihak-pihak lain yang mengklaim diri mereka sebagai ahli. Anda dapat membuat keputusan investasi sendiri. Buffett menganggap orang yang berkecimpung dalam sebagian besar profesi mempunyai nilai lebih dibandingkan orang awam. Namun, ia berkata, tidak demikian halnya dalam bidang manajemen uang.

Mengapa? Yah, karena hampir semua profesional (bidang keuangan) mengabaikan filosofi dasar Buffett dan lebih memilih melakukan praktik investasi yang rumit untuk manfaat yang tidak jelas. Hal ini juga sangat mudah dipahami. Banyak dari profesional keuangan ini yang menempuh pendidikan yang lama (dan mahal), di mana mereka belajar berbagai teknik dan alat yang canggih. Seperti pepatah lama, beri seorang anak sebuah palu, dan segala sesuatu akan dia lihat seperti paku.

Terus terang, kebanyakan profesional bidang keuangan memang meyakini praktik dan formula yang telah mereka kuasai dengan susah payah dalam waktu yang lama. Sayangnya, banyak profesional ini yang kemudian mengabaikan praktik investasi nilai (value investing), teknik yang pertama kali dirintis setengah abad lalu oleh Benjamin Graham dan Dave Dodd dalam Security Analy- sis dan direkomendasikan selama hampir empat dekade oleh Warren Buffett. Investasi nilai terutama berisi mengenai tindakan yang diambil berdasarkan selisih antara harga dan nilai di pasar saham: ibaratnya, mencari selembar uang 1 dolar yang dijual seharga 40 sen.

Jadilah investor nilai. Hal itu telah terbukti menjadi teknik yang paling menguntungkan dalam jangka panjang.

Seperti halnya Buffett, Anda dapat menghasilkan uang melalui investasi nilai. Profesional bidang keuangan yang akan Anda abaikan tidak akan menghasilkan uang— setidaknya untuk Anda. Mungkin itulah sebabnya, meskipun kesuksesan Buffett demikian nyata, belum terlihat ada kecenderungan massal untuk melakukan investasi nilai. Terlalu banyak kepentingan yang mendorong orang ke arah sebaliknya.

Argumen saya—yang muncul dari model Buffett— adalah Anda seharusnya melakukan investasi nilai. Anda harus yakin bahwa hanya “ajaran” Buffett-lah yang diperlukan untuk dapat berdiri dengan kaki Anda sendiri. Ajaran-ajaran itu memberikan kerangka yang akan membuat Anda mampu memegang kendali atas masa depan keuangan Anda. Untuk para pemula, coba ikuti ajaran-ajaran dasar metode Buffett ini:

Pelajari pengetahuan dasar mengenai akuntansi dan pasar keuangan. Untuk membuat keputusan investasi, Anda perlu mempelajari dasar-dasar akuntansi dan bisnis di pasar saham. Mulailah membaca jurnal dan majalah keuangan—dan, tentu saja, segala hal yang dapat Anda temukan mengenai Benjamin Graham, Warren Buffett, dan Charlie Munger. H adapi para penasihat keuangan, pialang, dan para peramal yang ’cuma ngomong doang’ dengan skeptisisme dalam dosis yang cukup. Sekali Anda menguasai prinsip- prinsip investasi, pastikan Anda tidak “dikadali” oleh ahli-ahli” keuangan. Ingatlah bahwa hampir semua (dari mereka) mempunyai kepentingan atau agenda pribadi yang tidak menempatkan kesejahteraan keuangan Anda pada urutan pertama.

Ingatlah bahwa tidak seorang pun mempunyai riwayat investasi sebaik Buffett. Pada saat Anda mencoba memahami pasar saham, dengarkanlah orang yang paling banyak menghasilkan “uang”.
Pemahaman terhadap gagasan dan tindakan Buffett akan menghasilkan sebuah pedoman yang dapat Anda ikuti sendiri tanpa bantuan orang lain.