Seberapa besar tenaga mesin Anda, dan seberapa efisien Anda menjalankan mesin tersebut? Menurut War- ren Buffett, banyak orang yang memiliki “mesin ber- kekuatan 400  tenaga kuda” tapi mengeluarkan 100  tenaga kuda. (Dengan kata lain, orang-orang yang cerdas sering kali membiarkan diri mereka teralihkan perhatiannya dari tugas yang sedang dikerjakan dan bertindak dengan cara yang irasional.) Orang yang mampu mengeluarkan tenaga penuh dari mesin berkekuatan 200  tenaga kuda, kata Buffett, jauh lebih baik.

Warren Buffett adalah orang yang sangat yakin mengenai pentingnya kebiasaan yang baik. Kebiasaan secara efektif menentukan perilaku, dan kebiasaan yang baik akan mem- bentuk perilaku yang baik.

Buffett mengatakan  bahwa orang-orang  seharusnya  melakukan  semacam latihan untuk menguji kemanjuran —”output”—dari   kebiasaan dan perilaku mereka. Tulislah kualitas-kualitas yang dimiliki oleh seseorang yang sangat Anda kagumi, saran Buffett, dan kemudian buatlah daftar kualitas yang dimiliki oleh orang yang sama sekali tidak Anda kagumi. (Jangan tempatkan diri Anda sebagai salah satu contoh dalam latihan ini.) Pelajarilah dua daftar yang sudah Anda buat tadi. Sejauh mana perbedaan di antara keduanya? Apakah perbedaan itu hanya meliputi hal-hal spesifik saja, atau dapatkah Anda melihat pola tertentu di dalamnya?

Selanjutnya, kata Buffett, cobalah untuk mengadopsi kualitas yang dimiliki oleh orang yang paling Anda kagumi. Mengapa? Karena apabila dilatih secara rutin, kebiasaan-kebiasaan itu dapat menjadi kebiasaan Anda. Pada saat yang sama, berhentilah memunculkan semua kualitas negatif yang dimiliki oleh orang yang tidak  Anda kagumi.

Jika Anda terus melakukan hal tersebut, perilaku Anda akan berubah. Jika Anda melihat ke belakang 20 tahun dari sekarang, kata Buffett, Anda akan memunculkan semua kebiasaan yang baik itu dan berperilaku sesuai dengan kebiasaan tersebut, dan Anda tidak akan memunculkan satu pun kebiasaan yang buruk.

BACA:  BAB 15 - Ingat, Sang Kaisar Tidak Pakai Baju di Wall Street

Kembangkan kebiasaan yang positif. Jauhkan dan hapuskan kebiasaan buruk Anda. Hasilnya, menurut Buffett? Ada korelasi yang lebih langsung antara tenaga kuda yang Anda miliki dan yang dapat Anda keluarkan.

Sebagai panutan positif, Anda dapat meniru Buffett sendiri. Ayah Buffett telah mengilhaminya dengan standar yang sangat tinggi dalam hal integritas dan etika. Di bawah kepemimpinan Buffett, Berkshire Hathaway membayar pajak tahunan sebesar jutaan dolar ke pemerintah Amerika dan tidak sekalipun melakukan tindakan penghindaran pajak ke luar negeri.

Sebaliknya, Enron membangun 881 kantor cabang di luar negeri, 692 di antaranya ada di Kepulauan Cayman, dengan tujuan menghindari pajak. Buffett telah membuktikan bahwa perilaku yang baik dap’at berjalan searah dengan ke- untungan yang besar. Enron, Adelphia, dan Tycos mengingatkan  kita betapa cepatnya ketidakjujuran  dan tingkah laku yang melanggar etika dapat menyebabkan bencana keuangan.

Banyak hal yang telah ditulis mengenai Buffett, sehingga tidak sulit menyusun daftar kebiasaan dan perilaku yang lebih panjang, yang mungkin ingin Anda tiru. (Dan jangan lupa untuk menyusun daftar serupa sebagai pelengkapnya —berisi kebiasaan dan perilaku dari orang yang tidak  pernah ingin Anda tiru!) Namun, siapa pun yang akhirnya Anda jadikan panutan, buatlah sepanjang mungkin daftar mengenai karakteristik orang tersebut yang ingin Anda miliki.

Berikut beberapa pertanyaan yang mungkin ingin Anda tanyakan pada diri Anda sendiri untuk meyakinkan bahwa Anda tidak merusak strategi investasi Anda sendiri:

  1. Apakah Anda mengerjakan cukup banyak PR dan melakukan pengamatan  langsung terhadap sebuah perusahaan sebelum Anda membelinya?
  2. Apakah Anda memeriksa saham Anda hanya secara periodik serta menghindari kebisingan “harian” dan “orang-orang yang biasanya ngomong doang?”
  1. Apakah Anda mengabaikan tips-tips mengenai saham, tidak peduli dari mana asalnya?
  2. Apakah Anda menghindari kerumunan dan justru membuat keputusan investasi Anda sendiri (berdasarkan pemikiran yang independen)?
  3. Apakah Anda   menunjukkan  kesabaran  dengan  menunggu  sebuah  perusahaan menumbuhkan nilai intrinsiknya?
  4. Apakah Anda menghindari berinvestasi pada perusahaan, bisnis, atau industri yang tidak Anda pahami?
  5. Apakah Anda beraksi (dalam arti, membeli) pada saat orang ketakutan dan menjual pada saat orang-orang tamak?
  6. Apakah Anda membatasi investasi Anda pada sejumlah surat-surat berharga tertentu, sehingga tidak mengurangi keuntungan  potensial Anda? Apakah Anda menerapkan peraturan Mr. Market dan margin of safety?
  7. Apakah Anda membaca berbagai majalah dan harian keuangan yang penting secara konsisten?
BACA:  BAB 12 - Jangan Mencoba Memukul Setiap Lemparan Bola Yang Datang

Jika jawaban Anda ya untuk delapan atau lebih dari pertanyaan di atas, Anda bisa menggolongkan diri Anda sebagai pengikut Buffett sejati. Yang lebih penting, tentu saja, Anda sudah berada di jalur yang tepat dalam membangun kesuksesan investasi.

Jika jawaban Anda ya untuk lima hingga tujuh pertanyaan di atas, lumayan. Anda telah mempraktikkan sebagian dari doktrin penting Buffett, tapi masih perlu di-Jika jawaban Anda ya untuk empat atau kurang dari pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda harus memperbaiki diri. Namun renungkan. Seperti yang diungkapkan oleh Buffett, Anda dapat merasakan hasil dari kebiasaan- kebiasaan yang Anda lakukan saat ini 20 tahun dari sekarang.

Pastikan bahwa Anda telah menemukan panutan yang .  tepat.  Tunjukkan  kepada saya pahlawannya seseorang, kata Buffett, dan saya akan katakan pada Anda orang seperti apakah dia dan akan jadi seperti apa dia. Jadi, siapakah pahlawan Anda? Apakah Anda sudah menjadikan kualitas-kualitasnya sebagai kebiasaan Anda?

Berpegang teguhlah pada perilaku rasional, kebiasaan yang baik, dan watak yang baik. Beberapa ahli bersikeras bahwa hanya dibutuhkan 21 hari untuk menjadikan sebuah tindakan yang  dilakukan berulang kali  menjadi sebuah kebiasaan. Mengapa tidak memanfaatkan waktu tiga minggu tersebut, dan membuktikannya sendiri apakah mereka benar? Anda tidak rugi apa-apa—kecuali  kehilangan kebiasaan buruk, tentu saja —dan mendapatkan segalanya.

Tulislah kebiasaan, tindakan, dan filosofi yang ingin Anda  i  miliki. Kemudian pastikan untuk tidak terlepas dari semua itu dan—pada akhirnya—memilikinya. Kesuksesan finansial hanyalah masalah “melakukan” kebiasaan yang baik.”