Buffett mengatakan bahwa Ben  Graham berbicara  mengenai “investasi yang andal (sound investing)” . Dia„ tidak berbicara  mengenai investasi yang brilian atau tren dan mode, dan hal bagus mengenai investasi yang andal adalah bahwa investasi ini bisa membuat Anda kaya jika Anda tidak terlalu tergesa-gesa,  dan yang lebih bagus lagi, investasi ini tidak akan pernah membuat u/ Anda miskin.

Warren Buffett—melalui kata-kata dan tindakannya—  memaparkan jalur yang telah terbukti keandalannya untuk diikuti oleh para investor. Dengan mengikuti saran Buffett, investor awam pun dapat melakukan investasi nilai yang andal dan dapat meraih hasil yang besar tanpa bantuan profesional.

Mari kita telaah lagi prinsip-prinsip Buffett. Dia senang mempertahankan segala hal tetap sederhana dan mudah. Dia menghindari sesuatu yang kompleks dan sulit. Peraturannya yang tak terbantahkan  adalah bahwa dia hanya akan berinvestasi  pada hal-hal yang dia pahami, dan dia menghindari hal selain itu. Dia hanya akan berinvestasi pada perusahaan- perusahaan yang ada di dalam lingkaran kompetensinya.

Dia sangat disiplin pada saat berdiri di  plate   investasi, dan dia hanya akan mengayunkan  pemukulnya saat lemparan yang datang menyentuh “siveet   spot”.   Dia menghindari hiperaktivitas dan bahkan menyarankan ketidakaktifan.  Dia cukup nyaman dengan hanya membuat 20 keputusan investasi selama hidupnya. Kadang-kadang. Anda memang harus duduk berpangku tangan —itu  merupakan bagian dari permainan. Gaya investasi Buffett bukanlah pola cepat-kaya.  Tapi, sebuah program menjadi kaya secara perlahan. Diperlukan waktu bagi biji ek untuk tumbuh menjadi pohon.

Temperamen  yang tepat sangat penting. Secara spesifik, seorang investor harus mempertahankan  kepalanya tetap dingin selama masa-masa baik dan masa-masa sulit. Apabila dia memiliki saham di bisnis yang bagus dengan manajemen yang hebat, dia harus mempertahankannya   selama  mungkin. Seorang investor harus  terus  memperhatikan bisnisnya, kinerjanya, manajemennya, dan nilai intrinsiknya.

BACA:  BAB 13 - Abaikan Yang Makro; Fokuslah Pada Yang Mikro

Saham adalah bagian dari sebuah bisnis, dan kinerja bisnis adalah hal utama yang akan mempengaruhi  kinerja harga saham. Anda ingin membeli saham di perusahaan- perusahaan yang dipimpin oleh  manajemen yang kompeten dan  berintegritas, yang menempatkan kepentingan pemegang saham sebagai hal yang paling penting.

Anda tidak ingin melakukan diversifikasi yang berlebihan terhadap surat-surat berharga Anda. Malah Anda ingin berkonsentrasi pada bisnis-bisnis yang berkualitas tinggi. Akan selalu ada gangguan-gangguan  besar untuk in-   vestor—peristiwa-peristiwa  makro penting yang tak pernah berkesudahan, yang berkaitan dengan geopolitik, perubahan perekonomian,  dan arus ramalan pasar saham vaneTidak pernah berhenti. Untuk menjadi investor yang andal, Anda harus mengabaikan  gangguan-gangguan  ini  dan berfokus pada fundamental bisnis. Abaikan ticker.  Perhatian utama Anda adalah nilai,   bukan harga kecuali, tentu saja, jika penurunan harga menawarkan kesempatan baru untuk berinvestasi di mana terdapat margin of safety.

Mr.  Market akan membantu Anda memahami pasar saham, dan  Anda bisa memanfaatkan ketakutan dan ke- tamakan orang-orang untuk kepentingan Anda: Takutlah ketika orang lain tamak dan tamaklah ketika orang lain takut.

Anda akan menyadari bahwa banyak omong kosong yang dipraktikkan di Wall Street. Sebagai contoh, beberapa investor sangat percaya pada sejumlah grafik saham dan “perangkat-perangkat” jangka pendek lainnya. Kuncinya adalah jangan memfokuskan diri Anda pada grafik dan hal-hal yang tidak menjelaskan nilai aktual  sebuah bisnis.

Anda akan bertahan terhadap rayuan memikat dari hal-hal semacam itu karena Anda akan menjadi orang yang menyatakan (atau setidaknya menyadari) bahwa sang kaisar Wall Street tidak memakai pakaian. Anda akan menghindari bisnis-bisnis high-tech dengan masa depan yang tidak jelas dan mencari bisnis-bisnis low-tech-bisnis franchise yang dikelilingi parit lebar, yang secara konsisten menghasilkan pendapatan yang besar dan arus kas tanpa investasi modal yang besar. Inilah bisnis-bisnis yang akan tetap ada satu dekade mendatang.

BACA:  BAB 10 - Jangan Melihat Ticker

Anda akan menumbuhkan  kebiasaan membaca banyak bahan bacaan yang tepat, seperti Wall  Street Journal,  dan terus mengikuti peristiwa-peristiwa  bisnis. Anda akan mengumpulkan fakta yang akan menjadi dasar bagi pemikiran independen Anda, yakin terhadap pengetahuan Anda bahwa fakta dan alasan (yang logis)—bukan dari pendapat orang lain—yang akan menentukan apakah Anda bertindak benar atau salah.

Anda tidak akan menjadi pengikut buta orang lain. Anda akan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik untuk menggunakan seluruh tenaga kuda yang Anda miliki. Inilah prinsip-prinsip andal yang menjelaskan kesuksesan Buffett—dan mudah-mudahan juga akan menjadi alasan kesuksesan Anda.

Untuk  menjadi investor yang andal, kembangkanlah kebiasaan investasi yang andal. Kebiasaan investasi War- ren Buffett menyediakan peta yang rinci yang dapat diikuti oleh  investor lain  sehingga meningkatkan kesempatan mereka meraih  kesuksesan. Perhatikanlah prinsip dan kebiasaan Buffett dan Anda akan menjadi investor yang lebih baik.

Lawanlah  selalu gangguan  untuk  mendapatkan  kisah  nyatanya.  “Kisah nyata” saham ada dalam fundamental (bisnisnya). Bukan dalam grafik atau ramalan atau dalam desas-desus  yang disampaikan  saluran-saluran  bisnis di televisi yang bisanya ngomong doang.  Tapi dari pen- dapatannya, keunggulan kompetitifnya, mereknya yang bertahan lama, dan sebagainya.

Selalu praktikkan program perbaikan secara terus- menerus. Kunci dalam investasi adalah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Belajarlah dari kesalahan orang lain sebagaimana Anda belajar dari kesalahan Anda sendiri. Tulislah hal-hal yang Anda lakukan dengan benar begitu juga hal-hal yang salah. Belajarlah untuk lebih banyak melakukan hal- hal yang benar dan mengurangi hal-hal yang salah.

Berinvestasi tidak banyak berkaitan  dengan memecahkan masalah bisnis yang sulit, kata   Warren   Buffett,  tetapi   justru   lebih   banyak   berhubungan   dengan   cara menghindarinya.  Ini mengenai  menemukan  dan,  melompati “gawang setinggi satu kaki’ dan bukan mengembangkan keterampilan luar biasa untuk melompati “gawang setinggi tujuh kaki”.

BACA:  BAB 5 - Belilah Bisnis Bukan Saham

SELESAI